Pengobatan Osteoporosis

Pengobatan Osteoporosis – Mekanisme kerja asam zoledronat menghambat aktivitas osteoklas yang berperan dalam pengeroposan tulang. Pada orang ytua, aktivitas kerja osteoklas lebih dominan, mengakibatkan kadar kaslsium di dalam tulang berkurang, sehingga tulang mengalami osteoporosis dan rentan patah. Dengan dihambatnya osteoklas, diharapkan progresifitas pengeroposan tulang berkurang, sehingga terjadinya patah tulang berkurang. Pengobatan osteoporosis dalam pemberian obat osteoporosis ini melalui infuse yang dimasukkan ke dalam tubuh, membutuhkan waktu sekitar 15 menit, dapat diberikan oleh perawat dengan pengawasan dari seorang dokter. Cara pemberian obat osteoporosis ini memang lebih tidak nyaman dibandingkan dengan pemberian melalui mulut. Namun jika dilihat dalam jangka waktu penggunaan maka efektifitasnya kebih baik.

Pengobatan Osteoporosis

Pengobatan Osteoporosis

Pengobatan Osteoporosis

Berdasarkan penelitian pengobatan osteoporosis pada obat osteoporosis jenis ini memiliki kelebihan dibandingkan obat bifosfonat lainnya dalam hal mempertahankan kepadatan tulang dan mencegah terjadinya tulang keropos. Pemberiannya yang digunakan satu tahun sekali juga memberikan keuntungan bagi pasien, karena tidak harus berulang kali mengonsumsi obat. Berdasarkan penelitian diketahui setelah penggunaan obat ini, resiko terjadinya patah pada tulang belakang dan tulang panggul berkurang. Mereka yang direkomendasikan menggunakan obat osteoporosis ini adalah wanita atau pria yang sudah didiagnosis mengalami penyakit osteoporosis. Selain itu, bagi mereka yang sudah berusia diatas 70 tahun dapat diberikan pengobatan ini. Pemberian melalui injeksi menjadikan obat ini menjadi pilihan bagi pasien yang mengalami masalah saat menggunakan obat osteoporosis yang dberikan melalui oral. Efek samping yang terjadi akibat pemberian oral diantaranya gangguan pencernaan atauu radang pada esophagus.

Selain digunakan untuk pengobatan osteoporosis, obat ini juga dapat digunakan untuk mnegatasi proses pengeroposan tulang pada penderita tumor ganas tulang atau tumor ganas lain yang menyebar ke tulang. Jenis tumor ganas yang dapat menyebar ke tulang diantaranya kanker paru, kanker payudara dan kanker prostat. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit paget, yang dapat mengakibatkan pengeroposan tualng. Penyebaran sel penyakit kanker ganas dari tempat lain ke tulang mengakibatkan proses pengeroposan tulang terjadi secara progresif. Kadar kalsium tulang berkurang secara bermakna, dan masuk ke dalam darah sehingga terjadi hiperkalsemia (kadar kalsium yang berlebihan di dalam darah). Tingginya kadar kalsium dalam darah mengakibatkan konstipasi (susah buang air besar), mual, kelelahan hingga depresi, Jika kadarnya terlalu tinggi hingga diatas 15-16 mg/dL (kadar normal 9-10,5 mg/dL), dapat mengakibatkan koma, sehingga henti jantung.

Untuk mengatasi osteoporosis dberikan dosis 5 mg dimasukkan setahun sekali. Sedangkan untuk mengatasi masalah kanker ganas tulang, atau penyebaran kanker ganas dari tempat lain ke tulang, dosis yang diberikan adalah 4 mg, dalam kurun waktu 3-4 minggu sekali. Selanjutnya dilakukan evaluasi apakah sudah terjadi penurunan kadar kalsium. Saat ini terdapat beberapa nama paten asam zoledronat diantaranya aclasta, zometa, zomera.

Cara Merawat Penyakit Osteoporosis

Hal yang harus Anda ketahui adalah kecukupan nutrisi kalsium di dalam tubuh harus dipenuhin dengan baik. Asupan kalsium yang normal dikonsumsi adalah sekitar 1000-1600 mg/hari dan biasanya akan diekskresikan juga tidak jauh berbeda dengan jumlah dari asupan tadi, misalnya adalah lewat tinja atau feses sekitar 800 mg, dan lewat urine adalah sekitar 200 mg. Untuk perjalanan dari kalsium sendiri, kalsium mempunyai peranan aktif dan penting dalam proses remodelling tulang. Yakni adalah sekitar 300-500 mg yang asalnya adalah dari kalsium ekstra seluler dengan jumlah sebanyak 900 mg. Maksudnya adalah bahwa proses dari remodelling tulang maka yang dibutuhkan adalah asupan kalsium dengan jumlah sekitar 300-500 mg. Dan jumlah inilah yang kemudian akan ditambahkan ke dalam asupan kalsium yang berasal dari luar. Jadi jumlahnya adalah sekitar 100-1500 mg, sehingga kalsium pada serum yang ada dalam keadaan seimbang dan normal.

Dalam membantu mempertahankan jumlah keseimbangan kalsium serum ini, dua hormon yang secara langsung berkaitan dengan sistem metabolisme di dalam kalsium, yakni ada;ah hormon paratiroid dan calsitonin. Adanya suatu peningkatan pada asupan kalsium dan juga kalsium darah makan yang akan merangsang hormon calsitonin, usaha ini dilakukan dengan tujuan untuk menekan proses terjadinya resorpsi tulang dan kemudian juga sebaliknya. Sedangkan dengan adanya kandungan kalsium yang rendah maka hormon dari paratiroid ini biasanya akan mengalami peningkatan sehingga proses dari remodelling pada tulang akan bisa berjalan dengan keadaan yang seimbang. Jika keadaan dari kalsium plasma mengalami peningkatan maka akan membantu meningkatkan formasi dari tulang dan membantu meningkatkan calsitonin dan juga sel parafolikuler kelenjar tiroid. Dan dengan adanya hormon calsitonin, maka proses dari resopsi tulang ini akan bsia ditekan. Dan sebaliknya adalah keadaan pada kalsium darah yang tingkatnya rendah akan membantu meningkatkan sekresi pada hormon paratiroid dan akan membantu meningkatkan proses terjadinya resopsi tulang serta dalam meningkatkan  absorbsi kalsium di intestinal. Mekanisme ini biasanya adalah salah satu bentuk upaya kalsium di dalam darah agar kerjanya tetap dalam keadaan yang stabil.

Jadi kadar hormon paratiroid yang mempunyai fungsi atau peran dalam membantu meningkakan terjadinya resorpsi kalsium, membantu menurunkan terjadinya resorpsi fosfat pada intestinal dan membantu meningkatkan sintesis vitamin D, 2 D pada ginjal. Selain itu juga hormon ini bisa membantu untuk meningkatkan aktviitas dari osteoklast yang bisa menimbulkan proses pada resopsi tulang mengalami peningkatan.

Pengobatan Osteoporosis


=====================================

>>>Kapsul Herbal Osteoporosis Untuk Mencegah dan Mengatasi Penyakit Osteoporosis (Kerapuhan Tulang), Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Osteoporosis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>