Terapi Osteoporosis

Mungkin Anda beranggapan bahwa osteoporosis hanya masalah minum susu atau mengonsumsi kalsium saja, lalu menjaga tubuh agar tidak terjatuh sampai menimbulkan patah tulang. Ini keliru, osteoporosis bukan hanya bisa menyebabkan fraktur tulang, tetapi juga dapat menimbulkan cacat tubuh, tinggi badan berkurang sampai belasan sentimeter hingga penderitaan dan komplikasi yang bermacam-macam. Osteoporosis berasal dari kata osteo dan porous, osteo artinya tulang dan porous berarti berlubang-lubang atau keropos. Jadi osteoporosis adalah tulang yang keropos, yaitu penyakit yang mempunyai sifat khas berupa massa tulangnya rendah atau berkurang, disertai gangguan mikroarsitektur tulang danĀ  penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat menimbulkan kerapuhan tulang. Tulang yang rapuh dan keropos ini mudah patah atau fraktur (fracture). Cara mengatasi osteoporosis ini dapat dilakukan dengan terapi osteoporosis.

Dewasa ni masalah menopause dapat ditunda dengan terapi hormon estrogen (estrogen replacement therapy), yang juga diharapkan dapat menghambat laju osteoporosis. Yang terutama dianjurkan melakukan terapi osteoporosis hormonestrogen adalah mereka yang berhenti menstruasi sebelum usia 40 tahun atau mereka yang menderita osteoporosis pada usia muda. Terapi hormon estrogen ini dapat menimbulkan efek samping seperti sakit kepala, perubahan perasaan mendadak, merasa depresi dan ingin muntah. Dampak negative lainnya yang dapat ditimbulkan adalah kanker payudara dan kanker rahim, terutama bagi mereka yang mempunyai bakat untuk terserang kedua kanker tersebut. Wanita yang mengalami terapi hormon selama lima tahun atau lebih kemungkinannya untuk terkena kanker payudara adalah 30-70% dibanding mereka yang tidak melakukan terapi.

Karena terapi osteoporosis seperti terapi hormon estrogen bisa berdampak negative maka beberapa ahli dewasa ini mulai mencari bahan pengganti estrogen yang aman untuk menghambat laju osteoporosis. Salah satu bahan pangan yang saat ini menjadi pusat perhatian dalam hubungannya dengan osteoporosis adalah kedelai. Hal ini disebabkan pada kedelai terdapat senyawa alami mirip estrogen, yaitu yang disebut dengan fitoestrogen. Fitoestrogen telah terbukti mampu menghambat osteoporosis. Barangkali senyawa inilah yang menyebabkan mengapa wanita Jepang gemar makan produk olahan kedelai (seperti tahu, natto, susu kedalai, dll) usia menopausenya tinggi dan jarang mengalami kelhan premenopause.

Terapi osteoporosis yang terbaik adalah membangun massa tulang puncak (mengisi bank tulang) di usia 20-an dan melakukan latihan beban, juga mencegah kehilangan tulang sedini mungkin. Namun, apabila Anda xenderung mengalami patah tulang, ada beberapa obat yang tersedia untuk membantu mengendalikan dan memperlambat kehilangan tulang, juga mengatasi gejala yang berhubungan dengan kondisi tersebut. Bersama dengan terapi oengganti hormon, bifosfonat (alendronat, obandronat, dan risedronat), kalsitonin dan raloksifen adalah obat-obat antiresorpsi, yang memperlambat atau menghentikan proses penyerapan tulang dalam siklus remodeling telang tanpa memperlambat proses pembentukan tulang.


=====================================

>>>Kapsul Herbal Osteoporosis Untuk Mencegah dan Mengatasi Penyakit Osteoporosis (Kerapuhan Tulang), Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Osteoporosis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>